Hai hai. Lama tak menulis di sini. Agak terlalu aktif di tumblr. Lebih
Jadi, ketika suatu hari sedang super aktif mereblog-reblog di tumblr, gw nemu satu foto yang di atas itu. Kebetulan, minggu lalu juga ada kejadian yang terkait dengan itu dan ada seseorang mahluk yang mengotori jagad Twitter dengan ngeluh mulu sampai rasanya pengen gw lempar pake baskom tembaga.
Dimulai ceritanya dari minggu lalu, hari Selasa kalo gak salah, gw pulang dari kelas pengganti Ekonomi Kependudukan (EKP) jam setengah 7 malam. Udah lama banget gw gak stay di kampus segitu malemnya *ceritanya sekarang anak baik2 gitu, kuliah-
Lo harus nyoba ngerasain yang sesuatu yang paling buruk, gak enak, gak nyaman biar lo bisa benar-benar sepenuhnya mensyukuri keadaan lo sekarang (yang pastinya lebih baik, enak, nyaman daripada kondisi yang lo coba itu). Gak cuma sekedar liat *kayak kalo lo kunjungan ke panti asuhan atau perkampungan kumuh*, tapi bener-bener ngerasain *mungkin live-in sebulan atau ya turun langsung lah*.
Contoh kasusnya waktu itu adalah ketika si Satria baru turun dari Merapi *jauh jauh jauuuh sebelum meletus*, dia naik kereta ekonomi jam 12 malam berdiri dari Solo sampai Jakarta. Udah gitu super penuh dan gak bisa gerak. Tapi, gara-gara itu, sekarang dia jadi jauh lebih menghargai tempat duduk kosong di krl, jadi lebih sering ngasih tempat duduk ke orang yang lebih berhak. Karena dia udah merasakan yang lebih buruk.
Kayak dalam kasus gw. I work so I can have a life. Yaaa, kayak beli-beli barang yang sebenernya gw gak perlu-perlu amat tapi gw pengen (kayak toiletries centil-centil gw, baju centil-centil, gadget, fancy food, extra snack *yang dua terakhir ini kayaknya yang super menghabiskan gaji gw, hahaha*). But I'm thankful anyway, at least I don't have to work for a living.
Dan mari kita hubungkan dengan mahluk yang mengotori jagad Twitter dengan ngeluh mulu. Mau ini mau itu, capek lalala. At least lo capek karena lo milih sendiri mau capek2 gitu. Banyak orang yang capek karena mereka harus kerja dan kalo gak kerja mereka gak bisa makan. Dan masalah mau ini mau itu lalala lo? Honey, look around you. You have happy family, friends, big house, and enough money to pay your education to graduate school abroad.
Stop complaining baby, be more thankful instead. If you don't stop complaining, you'll never be happy. Trust me.
P.S: pardon me for the outburst in last paragraph :)


0 comments:
Post a Comment